Laut, ibu mau cerita tentang Tofu
Laut,
hari ini ibu mau cerita tentang Tofu. Seekor kucing manja, sedikit galak, terutama pada sesamanya. Tapi padaku dan ayahmu, dia penuh sayang. Penuh perhatian.
Aku menemukannya secara tak sengaja, dalam momen yang aneh dan tak terlupakan.
Hari itu siang, jalanan panas, dan tubuhku masih belum pulih betul setelah operasi besar yang kualami. Aku baru selesai berobat jalan, dan sedang menunggu kendaraan, ketika seekor anak kucing tiba-tiba jatuh dari kolong mobil tepat di hadapanku. Mungkin sebelumnya dia tersangkut di mesin mobil, bergelantungan di tempat yang panas dan sempit, lalu terjatuh begitu saja ke dunia.
Tanpa berpikir panjang, aku langsung memeluknya. Kecil, lemah, dan ketakutan. Aku bungkus tubuh mungilnya dengan jaketku, lalu segera menelpon ayahmu. Kami buru-buru pulang ke kosan, tempat kecil yang dulu kami sebut rumah sementara.
Waktu itu di kosan sudah ada Sese, si kucing kecil lincah yang suka brokoli itu.
Tapi anehnya, Sese dan Tofu langsung akrab. Mungkin karena mereka sama-sama kecil. Sama-sama belum banyak tahu tentang dunia, tapi tahu bahwa mereka aman di sini.
Jadi kami memutuskan: Tofu adalah saudara Sese.
Tofu ini kucing tabi berbulu belang dengan pola-pola seperti lukisan alam. Tapi yang paling unik dari dia bukan hanya bulunya. Tofu punya selera makan yang… luar biasa aneh. Dia suka pasta. Suka keju. Suka telur. Dan tahu apa lagi? Dia tidak pernah minum susu induknya.
Sejak kecil, Tofu hanya minum susu kambing. Susu yang setiap hari aku dan ayahmu siapkan dengan penuh kasih. Maka dari itu, kami suka bercanda: Tofu ini anak kambing! Tapi ya, begitu adanya. Dia tumbuh besar bukan karena warisan darah, tapi karena cinta yang kami beri dan dia terima tanpa syarat.
Tofu ada hingga hari ini. Dia kucing yang menemani masa pacaran kami, menyaksikan hari kami menikah, dan ada saat Laut hadir dalam perutku selama sebelas minggu.
Dan ketika Laut pergi,
Tofu tetap di sini. Tak banyak suara. Tapi hadir.
Menatapku seolah berkata,
“Tenang. Aku juga anakmu. Aku juga akan menjagamu.”
Ada hal-hal yang tak bisa dijelaskan, Laut.
Seperti bagaimana seekor kucing bisa tahu kapan seseorang sedang patah.
Atau bagaimana kasih bisa berpindah bentuk, masuk ke tubuh kecil berbulu, dan menetap di situ, sampai hari ini.
Tofu mengajarkanku bahwa cinta bukan tentang asal-usul. Tapi tentang siapa yang tinggal saat semua yang lain hilang.
Komentar
Posting Komentar